081-7933-1717
info@simpati.co.id

Apa Itu Limbah B3?

Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) adalah sisa suatu kegiatan atau proses yang mengandung bahan berbahaya dan/atau beracun yang karena sifat, konsentrasi, dan/atau jumlahnya dapat mencemarkan lingkungan hidup, serta membahayakan kesehatan manusia. Limbah ini dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk industri, rumah sakit, pertanian, dan rumah tangga.

Pengelolaan Limbah B3 harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai dengan peraturan pemerintah untuk mencegah dampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan.

Proses Sumber Limbah B3

Pemilahan Limbah B3

Proses Pemilahan Limbah Berbahaya dan Beracun (B3) Berdasarkan Karakteristik-Karakteristiknya:

Limbah B3 Padatan Mudah Menyala

 

Limbah padat yang mudah terbakar jika terkena sumber panas atau api. Limbah ini bisa menyebabkan kebakaran yang sulit dikendalikan.

Contoh limbah B3 berkarakteristik padatan mudah menyala:

  1. Serbuk logam magnesium
  2. Serbuk logam almunium
  3. Bahan baku sulfur kadaluarsa
  4. Batu Bara
  5. Karbon aktif

Limbah B3 Padatan Mudah Menyala

 

 

Limbah dalam bentuk cair yang mudah terbakar pada suhu rendah. Limbah ini dapat memicu kebakaran jika terkena sumber panas atau api.

Contoh limbah B3 berkarakteristik cairan mudah menyala:

  1. Bensin
  2. Alkohol (etanol, metanol)
  3. Pelarut benzena kedaluwarsa

  4. Pelarut toluena

  5. Aseton

Limbah B3 Padatan Mudah Menyala

Limbah yang mengandung bahan atau senyawa kimia beracun

 

yang dapat menyebabkan keracunan pada manusia, hewan, atau tumbuhan jika terpapar.‍

Contoh limbah B3 berkarakteristik beracun:

  1. Lampu TL (fluorescent)

  2. Kemasan bekas bahan kimia berbahaya

  3. Majun bekas yang mengandung bahan berbahaya

  4. Limbah pestisida

  5. Limbah merkuri (Hg)

Limbah B3 Korosif

 

 

Limbah yang dapat menyebabkan kerusakan pada kulit, mata, atau jaringan tubuh lainnya, serta material lain seperti logam. Limbah ini bisa bersifat asam atau basa kuat.

Contoh limbah B3 berkarakteristik korosif:

  1. Limbah asam sulfat

  2. Limbah asam klorida

  3. Natrium hidroksida (cairan alkali)

  4. Kalium hidroksida

  5. Asam nitrat

Limbah B3 Korosif

 

 

Limbah yang dapat meledak pada suhu dan tekanan standar. Limbah ini dapat menghasilkan gas dengan suhu dan tekanan tinggi melalui reaksi fisika atau kimia sederhana.

Contoh limbah B3 berkarakteristik reaktif:

  1. Limbah sianida

  2. Natrium logam

  3. Kalium logam

  4. Hidrogen peroksida

  5. Fosfor putih

Limbah B3 Infeksius

 

 

Limbah yang dapat meledak pada suhu dan tekanan standar. Limbah ini dapat menghasilkan gas dengan suhu dan tekanan tinggi melalui reaksi fisika atau kimia sederhana.

Contoh limbah B3 berkarakteristik reaktif:

  1. Jarum suntik bekas

  2. Perban bekas

  3. Jaringan tubuh

  4. Sampah laboratorium mikrobiologi

  5. Bekas kantong darah